
TEMPO Interaktif, Menggunakan selimut putih, Anna, 17 tahun, menyembunyikan seluruh tubuhnya di atas salju yang tengah menutupi tanah Warsawa, Polandia, pada 1939. Cara ini ditempuh gadis muda itu agar bisa melewati tiga garis depan peperangan demi bertemu dengan ayahnya.
Sang ayah melarikan diri dari Polandia pada 1939, saat negara itu berusaha mempertahankan diri dari pendudukan Nazi. Saat itu Anna, ibu dan saudara perempuannya, masih tinggal di Polandia. Ketika mendengar kabar sang ayah sakit, pihak keluarga meminta Anna menemui ayahnya.
Anna dipercaya bisa menembus garis depan perang karena sehari-hari bekerja sebagai gadis pandu. Dan memang dengan keahliannya sebagai pandu, Anna akhirnya berhasil melewati garis depan ketiga yang dekat dengan penjagaan tentara Jerman untuk menemui sang ayah. “Saya dapat mendengar mereka (tentara Jerman) bernapas. Jika saya tidak mendapat pelajaran di pandu sebagai penguntit, saya tak akan pernah sampai ke sana,” ujarnya, mengenang.